>

Lengkapi Syarat Pengajuan dan Ikuti Cara Ini Agar Dapat BLT UMKM 2021

  Selasa, 20 April 2021   Aini Tartinia
ilustrasi (Pixabay)

TEBET, AYOJAKARTA - Untuk pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19, pemerintah menggulirkan bantuan dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) atau bantuan produktif usaha mikro (BPUM). Rencananya, anggaran program BLT atau BPUM UMKM ini akan menyasar 12,8 juta pelaku usaha mikro yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. 

Program BLT UMKM atau BPUM UMKM 2021 ini memakan anggaran setidaknya sebesar Rp15,36 triliun. Namun demikian, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum mendapatkan bantuan Rp1,2 juta ini, apa saja? 

a. Cara pengajuan

Proses dan cara daftar UMKM untuk mendapatkan BLT atau BPUM UMKM 2021, yakni dengan mengajukan langsung ke Dinas Koperasi dan UKM setempat di tingkat kabupaten/kota. Beberapa pemda, sudah memberlakukan daftar UMKM online, alias pengajuan berkas bisa dilakukan secara online (daftar online UMKM). 

Sementara beberapa daerah masih mengharuskan pelaku usaha untuk datang langsung guna menyerahkan berkas. 

Selanjutnya dinas tersebut akan menyampaikan ke dinas di tingkat provinsi lalu dilanjutkan ke Kemenkop dan UKM Deputi Bidang Usaha Mikro. 

Usulan calon penerima BLT atau BPUM UMKM 2021 memuat: 

- Nomor Induk Kependudukan (NIK) 
- Nomor Kartu Keluarga (KK) 
- Nama lengkap 
- Alamat tempat tinggal 
- Bidang usaha 
- Nomor telepon 

b. Syarat pengajuan

Namun demikian, pastikan telebih dahulu memenuhi syarat sebagai penerima BLT atau BPUM UMKM 2021 sebelum mendaftar. Beberapa syarat yang harus dipenuhi adalah: 

- Warga Negara Indonesia (WNI) 
- Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) 
- Memiliki usaha mikro dan dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan 
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, pegawai BUMN dan BUMD 
- Tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) 

Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha berbeda bisa melampirkan Surat Keterangan Usaha atau SKU. Dalam proses seleksi, Dinas Koperasi dan UMKM sebagai pengusul akan melakukan pembersihan data calon penerima BLT atau BPUM UMKM 2021.

Pembersihan data dilakukan melalui verifikasi identitas kependudukan dan pengecekan kelengkapan dokumen calon persyaratan. 

c.  Gimana cara cek BLT atau BPUM UMKM 201?

Berbeda dengan 2020, kali ini masyarakat yang terdaftar tidak diberi informasi melalui pesan singkat (SMS). Masyarakat cukup dengan mengakses laman eform BRI, https://eform.bri.co.id/bpum untuk mengetahui apakah terdaftar atau tidak.

Melalui link tersebut, masyarakat bisa melakukan pengecekan dengan cara memasukkan nomor e-KTP (NIK) dengan mengisi kode verifikasi dan melanjutkan proses inquiry untuk mengecek apakah berhak mendapat bantuan atau tidak. 

Berikut langkah untuk mengecek BLT atau BPUM UMKM 2021: 

- Klik laman https://eform.bri.co.id/bpum
- Isi nomor KTP 
- Masukkan jawaban hitungan matematika untuk proses verifikasi 
- Klik proses inquiry 
- Selanjutnya, akan keluar pemberitahuan apakah kamu berhak mendapat bantuan atau tidak. 

Setelah menginputkan data di laman eform.bri.co.id, nantinya masyarakat bisa mengetahui apakah mereka terdaftar atau tidak. Saat dicoba dengan menginputkan nomor KTP penulis, hasilnya penulis tidak terdaftar sebagai penerima dan kolom keterangan berwarna merah. 

"Nomor e-KTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM," tulis keterangan di laman eform BRI. 

Sebaliknya, jika terdaftar, kolom keterangan akan berwarna hijau dan bertuliskan sebagai berikut: 

"Nomor e-KTP terdaftar sebagai penerima BPUM an. ****** dengan nomor rekening ***********. Untuk verifikasi dan pencairan hubungi Kantor BRI terdekat membawa eKTP". 

Nah, apabila terdaftar sebagai penerima BLT atau BPUM UMKM 2021, maka selanjutnya kamu dapat segera menghubungi kantor cabang BRI terdekat untuk waktu dan jadwal pencairan. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar