Ini 7 Kelompok yang Dibolehkan Mudik Lewat Jalur Udara, Kamu Termasuk Nggak?

  Sabtu, 24 April 2021   Icheiko Ramadhanty
Ilustrasi mudik / dok. Kemenhub

TEBET, AYOJAKARTA – Kementerian Perhubungan melalui Peraturan Menteri (PM) Nomor 13 Tahun 2021 mengatur secara rinci tentang teknis larangan mudik 2021.

Tidak itu saja, PM tersebut juga mengatur orang atau kelompok yang tetap diperbolehkan melakukan perjalanan pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Untuk transportasi udara, setidaknya aturan tersebut memperbolehkan tujuh kelompok melakukan mobilitas pada tanggal tersebut.

Tujuh kelompok tersebut di antaranya:

1.       Pimpinan lembaga tinggi dan tamu kenegaraan,

2.       Perwakilan negara asing dan perwakilan organisasi internasional di Indonesia,

3.       Operasional penegakkan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat

4.       Operasional angkutan kargo,

5.       Operasional angkutan udara perintis,

6.       Operasional angkutan udara untuk keperluan mendesak untuk kepentingan non-mudik, berupa angkutan udara untuk bekerja atau perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, dan ibu hamil yang didampingi oleh 1 orang anggota keluarga atau kepentingan non-mudik tertentu lainnya yang dilengkapi surat keterangan dari kepala desa/lurah setempat,

7.       Operasional lainnya berdasarkan izin direktur jenderal perhubungan udara.

Selain menerbitkan PM Nomor 13, Kementerian Perhubungan telah melakukan pengetatan syarat pelaku perjalanan dalam negeri yang berlaku mulai 22 April – 5 Mei dan 18-24 Mei 2021. Sesuai yang disampaikan oleh Satgas Covid 19, pengetatan syarat perjalanan ini ditujukan untuk mengantisipasi peningkatan arus pergerakan penduduk yang berpotensi meningkatkan kasus penularan antar daerah pada masa sebelum dan sesudah pelarangan mudik. Sementara pelarangan mudik tetap berlangsung pada 6-17 Mei 2021.

Adapun pengetatan yang dilakukan yaitu dengan mempersingkat masa berlaku tes covid-19. Para pelaku perjalanan udara, laut dan kereta api wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif RT–PCR/rapid test antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan atau GeNose C19 di bandara, pelabuhan, dan stasiun sebelum keberangkatan.

Sementara, untuk para pelaku perjalanan darat baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi diimbau untuk melakukan tes dan dimungkinkan dilakukan tes acak di terminal, rest area atau di titik penyekatan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar