>

Mudik Dilarang, Bus Antar Kota dan Provinsi di Bogor Setop Operasi

  Selasa, 27 April 2021   Yogi Faisal
Mudik Dilarang, Bus Antar Kota dan Provinsi di Bogor Setop Operasi (Yogi Faisal)

BOGOR TIMUR, AYOJAKARTA - Kepala Terminal Kelas IA Baranangsiang Moses Lieba Ary, terpaksa mesti menghentikan sementara operasional Terminal Baranangsiang, pada 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Moses mengatakan, diberhentikannya operasional Terminal Baranangsiang tersebut, pasca adanya Peraturan Menteri Perhubungan nomor 13 tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama masa Idul Fitri.

"Jadi pada 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021 mendatang, pelayanan bus antar kota antar propinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) akan berhenti beroperasi di Terminal Baranangsiang," katanya, Selasa 27 April 2021.

Untuk menjalankan peraturan tersebut, saat ini pihaknya tengah melakukan sosialisasi kepada seluruh PO bus AKAP dan AKDP di Terminal Baranangsiang.

"Nantinya dalam waktu dekat akan ada surat dari direktur angkutan kepada masing-masing PO untuk menarik armadanya, baik armada AKAP maupun armada AKDP soal kebijakan ini," tuturnya.

Berdasarkan data yang ada pada pihaknya, jumlah PO bus AKAP yang berada di Terminal Baranangsiang berjumlah 14 dan Po bus AKDP berjumlah 12.

Dari data terakhir, setiap harinya ada 22 armada bus AKAP yang berangkat dari Terminal Baranangsiang membawa penumpang sebanyak 182 orang. Sedangkan untuk bus AKDP yang berangkat sebanyak 27 armada dengan membawa 200 orang.

Lebih lanjut, Moses menerangkan khusus armada bus yang melayani wilayah Aglomerasi yaitu Jabodetabek masih diperbolehkan beroperasi. "Yang boleh beroprasi itu hanya yang melayani wilayah Jabodetabek saja," tutupnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar