>

Cegah Kerumunan di Pasar Tanah Abang, TNI-Polri Dirikan Posko Pengamanan

  Minggu, 02 Mei 2021   Fichri Hakiim
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus/ayojakarta/fichri hakiim

KEBAYORANBARU, AYOJAKARTA -- Polda Metro Jaya mendirikan posko pengamanan guna mencegah kerumunan yang terjadi di Pusat Grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu 2 Mei 2021.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan petugas kepolisian akan berusaha mendisiplinkan masyarakat di masa pandemi saat ini.

“Menyangkut masalah yang ramai di Tanah Abang, pertama kita dari pihak kepolisian akan menindaklanjuti, kita akan melakukan pendisiplinan masyarakat agar masyarakat taat aturan 5M, jangan sampai terjadi kerumunan lagi di sana,” ujarnya Minggu, 2 Mei 2021.

Yusri menuturkan petugas kepolisian menyikapi serius terjadinya kerumunan di lokasi tersebut. Dengan demikian, guna mencegah terulang kembali kerumunan, polisi mendirikan posko pengamanan di lokasi.

Nantinya, posko pengamanan tersebut akan mengawasi protokol kesehatan masyarakat di lokasi.  “Kami dirikan pos pengamanan di sana dari polisi, TNI dan pemerintah daerah di sana.  Di pos itu kita siapkan masker, kita ketatkan patroli bersama di situ untuk menghindari kerumunan,” ungkapnya.

Menurut Yusri, langkah terakhir yang diambil petugas kepolisian untuk mencegah terjadinya kerumunan di lokasi adalah dengan memprioritaskan masyarakat pembeli dengan kuota grosiran di lokasi tersebut.

“Kami akan mengatur skala prioritas belanja untuk pasar grosir Tanah Abang bagi pengunjung yang beli grosiran, yang biasanya pembelanja antara kota. Lalu yang pembelanja untuk pribadi kita urai di pasar khusus yang bukan jual grosiran,” tuturnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang berbelanja di Pasar Tanah Abang untuk tetap mentaati protokol kesehatan. “Kami tetap tekankan, kita imbau ke masyarakat yang belanja di sana untuk taat aturan protokol kesehatan. Jaga jarak, pakai masker dan tidak berkerumun harus selalu diterapkan.”

Meski sebagian masyarakat Indonesia telah divaksin, Yusri mengatakan penerapan protokol kesehatan harus terus dilakukan, mengingat pandemi saat ini belum berakhir.  “Pandemi Covid-19 belum berakhir, vaksin bukan jaminan mutlak kita tidak tertular. Silakan beraktifitas tapi tetap disiplin prokes, karena disiplin juga adalah vaksin.”

Seperti diketahui, Pasar Tanah Abang ramai didatangi pengunjung, pada Sabtu 1 Mei 2021 siang hari. Para pengunjung berbelanja sambil berdesak-desakan tanpa jaga jarak. Kerumunan pengunjung terjadi di blok A dan Blok B Pasar Tanah Abang.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar