>

Pengunjung di Pasar Tanah Abang Disekat, Begini Penjelasan Wagub DKI

  Rabu, 05 Mei 2021   Aini Tartinia
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebelum Covid-19 (Republika)

GAMBIR, AYOJAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melakukan penyekatan aktivitas pengunjung yang berbelanja di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pasalnya, pasar tersebut mengalami lonjakan pengunjung mulai dari 35 ribu menjadi 75 ribu per hari menjelang Lebaran Idulfitri. 

"Kami melakukan Penyekatan Pasar Tanah Abang sudah saya sampaikan ada peningkatan dari 35 ribu sampai dengan 75 ribu, sampai 87 ribu per hari. Di hari Minggu bisa mencapai 100 ribu pengunjung. Pak Gubernur, Pak Kapolda, dan Pangdam sudah datang langsung meninjau, melihat, dan mengatur, mengambil kebijakan terkait pembatasan diatur keluar-masuknya, pintunya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, di Balai Kota Jakarta, Selasa 4 Mei 2021.

Pria yang akrab disapa Ariza ini mengatakan, selain diatur keluar-masuk, pihaknya juga membatasi pemberhentian sejumlah moda transportasi seperti kereta, Transjakarta. Agar bisa mengurangi mobilitas interaksi dan kerumunan sehingga mengurangi penurunan Covid-19 di Pasar Tanah Abang.

"Namun demikian, kami minta juga diimbau jangan semua belanja di Tanah Abang, masih banyak pasar lainnya. Agar tersebar dan bisa dilakukan belanja secara online, tidak harus secara fisik karena Pasar Tanah Abang umumnya sudah bisa dilakukan pembelanjaan online," ujarnya.

Menurut Ariza, pihaknya juga melaksanakan pengawasan di pusat perbelanjaan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, dan Dinas Kesehatan. "Semuanya dalam pengawasan ya, dari ekonomi, pariwisata semua, dishub, dinkes, semua dinas terkait bekerja sama," tuturnya.

Kendati demikian, Ariza menambahkan menjelang Lebaran Idulfitri pengetatan akan diperkuat. Pengetatan di tempat perbelanjaan, ada pengawasan, kerja sama, sirkulasi yang diatur terkait arus keluar masuk pasar.

"Termasuk keluar-masuk mudik juga, keluar dan dalam Jakarta juga diatur. Kita koordinasi dengan Kapolda, Pangdam, dan sebagainya," ungkapnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar