>

Ditilang Polisi, Pengemudi Pajero Punya SIM dan STNK Kekaisaran Sunda Nusantara

  Rabu, 05 Mei 2021   Fichri Hakiim
Ditilang Polisi, Pengemudi Pajero Punya SIM dan STNK Kekaisaran Sunda Nusantara / dok. istimewa

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA -- Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengamankan pengemudi mobil Pajero Sport berwarna hitam.

Polisi mengamankan pengemudi bernama Rusdi Karepesina karena tidak membawa dokumen kendaraan dan menggunakan pelat nomor palsu SN 45 RSD berwarna biru di Tol Cawang, Jakarta Timur.

Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Akmal mengatakan, mobil Pajero Sport tersebut saat ini sudah diamankan di Polda Metro Jaya.

Ia menjelaskan, saat diberhentikan oleh petugas kepolisian, Rusdi Karepesina malah menunjukkan dokumen semacam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang diterbitkan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

"Surat kendaraannya tidak ada. Cuma bawa STNK terbitan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara," ujarnya, Rabu 5 April 2021.

Pada dokumen yang menyerupai STNK dan SIM tersebut tertulis surat kelayakan mengemudi atas nama Rusdi Karepesina. Pada dokumen yang menyerupai SIM tersebut terdapat foto Rusdi berlatar belakang warna hijau, sedangkan pada surat yang menyerupai STNK itu tertulis identitas mobil beserta nomor rangka dan nomor mesin.

Pada kartu STNK itu, tertulis data merek mobil Pajero Sport, tahun pembuatan, isi slinder, nomor rangka, termasuk nomor mesin. Masa berlaku kartu itu hingga Februari 2025.

Tak hanya itu, pada surat yang menyerupai SIM tersebut tertulis diterbitkan oleh Negara Kekaisaran Sunda Nusantara, Majelis Agung Sunda Archipelago Sekretaris Jenderal Agung MASA Menteri Senior Ekonomi dan Keuangan.

Dilengkapi dengan tanda tangani Rusdi sendiri selaku Jenderal Pertama TKSN/Imperial Army of Sunda Archipelago. Dalam kartu tersebut menjelaskan masa berlaku yaitu selama seumur hidup dan berlaku secara internasional dengan nomor A-103.091.1.040366.1.

Kemudian, polisi menyita kartu yang menyerupai STNK milik Rusdi tersebut. Sama seperti kartu yang menyerupai SIM, kartu STNK milik Rusdi juga diterbitkan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara, Majelis Agung Sunda Archipelago Sekretaris Jenderal Agung MASA Menteri Senior Ekonomi dan Keuangan.

Namun, kartu STNK tersebut ditandatangani oleh Ahmad Fauzi sebagai Jenderal Pertama TKSN/Imperial Army of Sunda Archipelago.

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar