--> -->

Selain Halal bi Halal, Warga Jabodetabek dan Cianjur Juga Dilarang Ziarah Kubur

  Selasa, 11 Mei 2021   Yogi Faisal
dok. Pemkot Bogor

BOGOR, AYOJAKARTA - Selain melarang masyarakat untuk melakukan mudik lebaran dan halal bihalal, Pemerintah Jabodetabek-Cianjur (Jabodetabekjur) sepakat untuk melarang masyarakat melakukan ziara kubur pada tahun ini.

"Berdasarkan hasil rapat dengan Gubernur DKI Jakarta dan seluruh kepala daerah Jabodetabekjur, kita semua sepakat untuk melarang masyarakat melakukan ziarah kubur hingga 16 Mei 2021 mendatang," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Selasa 11 Mei 2021.

Bima Arya Sugiarto mengatakan, pelarangan ziarah kubur pada lebaran tahun ini dilakukan lantaran momen ziarah kubur pada saat lebaran berpotensi mengundang kerumunan dan perjalanan lintas wilayah. Di mana kedua hal tersebut, secara resmi dilarang oleh pemerintah lantaran berpotensi menjadi media penyebaran covid-19.

Atas kesepakatan bersama pemerintah Jabodetabekjur tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana bakal menutup semua tempat pemakaman umum di Kota Bogor, agar tidak dikunjungi peziarah pada momen lebaran nanti.

Tak hanya itu, rencananya seluruh tempat pemakaman umum di Kota Bogor bakal dikawal ketat Satgas Covid-19, untuk mencegah peziarah nakal yang nekat berkunjung ke pemakaman pada lebaran.

"Kami pemerintah Jabodetabekjur sepakat untuk meniadakan ziarah ke pemakaman. Jadi pada lebaran nanti pemakaman akan ditutup. Pemakaman akan dibuka hanya untuk kegiatan pemakaman saja. Kebijakan ini berlaku hingga 16 Mei mendatang," ujarnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar