>

Anies Larang Ziarah Kubur, Fadli Zon : Mal Ruangan Tertutup, TPU Ruangan Terbuka, Lebih Bahaya Mana?

  Minggu, 16 Mei 2021   Aini Tartinia
Ilustrasi pusat perbelanjaan / Pixabay

GAMBIR, AYOJAKARTA - Wakil Ketua Partai Gerindra Fadli Zon mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kebijakan pelarangan ziarah kubur di tempat pemakaman umum (TPU) seperti yang terjadi di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

Anies menutup TPU tersebut sampai tanggal 16 Mei 2021 setelah terjadi kericuhan. Fadli Zon dalam akun Twitter-nya mengatakan, kebijakan Anies itu menganggu rasa keadilan masyarakat.

P @aniesbaswedan , sebaiknya mal ditutup saja klu ziarah di TPU pun tak dibuka. Ini mengganggu rasa keadilan,” tulis Fadli Zon, dikutip Ayojakarta, dari akun Twitter pribadinya @fadlizon, Minggu 16 Mei 2021.

Lebih lanjut, Fadli Zon mengingatkan bahwa secara teori kerumunan di mal lebih berbahaya ketimbang di TPU.

Mal di ruang tertutup ber AC, TPU di ruang terbuka. Lebih bahaya mana?” tulisnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menjawab sejumlah kritik atas kebijakan larangan ziarah kubur pada masa libur Lebaran Idulfitri 12 hingga 16 Mei 2021.

Ariza menegaskan, kebijakan penutupan peziarahan ini agar tidak terjadi kerumunan yang berpotensi menyebarkan Covid-19.

"Kebijakan penutupan pemakaman sementara sampai hari Minggu dimaksudkan agar tidak terjadi kerumunan, karena kita tahu ziarah kubur di musim lebaran ini sangat padat," ujar pria yang kerap disapa Ariza ini dalam unggahannya lewat akun @arizapatria di Instagram.

Menurut Ariza, di pemakaman berpotensi menjadi tempat kerumunan pada musim Lebaran Idulfitri ini. Apalagi, menurut dia, biasanya yang berziarah mulai dari kakek nenek hingga cucu.

"Di situ dapat berpotensi kerumunan pada akhirnya dapat menularkan," ujarnya.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar