Ketahui Cara Ukur Lemak Perut, Masih Normal atau Harus Diet

  Minggu, 16 Mei 2021   Firda Puri Agustine
Ilustrasi cara ukur lemak perut / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA - Lemak perut yang disebut sebagai lemak visceral diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, stroke, dan kolesterol tinggi.

Menurut ahli, penyebabnya adalah karena lemak visceral membuat lebih banyak protein inflamasi yang mempersepit pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah dan membuat organ dan jaringan meradang.

Anda tidak dapat berasumsi bebas lemak viceral walau berat badan Anda termasuk sehat. Seseorang tetap bisa memiliki lemak visceral walau tidak dianggap obesitas atau gemuk, lapor CNN.

Bagaimana cara mengetahui ukuran lemak perut Anda berbahaya?

Ukur lingkar perut (diatas tulang pinggul, tepat dengan pusar) menggunakan pita pengukur. Saat akan mengukurnya buang napas secara normal, kemudian ukur.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyaki AS (CDC) ukuran yang berisiko untuk wanita adalah lebih dari 88 cm dan untuk pria lebih dari 102 cm.

Untuk keturunan Asia, ukuran turun menjadi 80 cm dan pria 90 cm, berdasarkan Endocrine Society.

Anda juga dapat membandingkan rasio pinggang dan pinggul. Mulai dengan mengukur pinggang seperti yang diinstruksikan di atas, kemudian letakkan pita pengukur di pinggil bagian terlebar. Kemudian bagi ukuran pinggang dengan ukuran pinggul.

Jika rasionya pada pria lebih besar dari 0,9 dan bagi wanita lebih dari 0,8, maka itu menunjukkan peningkatan risiko penyakit obesitas.

Namun, itu adalah pengukuran yang kurang pasti. Satu-satunya cara untuk mengetahui kadar lemak visceral secara tepat adalah dengan CT scan atau MRI.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar