Warganet Keluhkan Jarak Antar KRL Jabodetabek yang Dinilai Terlalu Lama

  Rabu, 19 Mei 2021   Aini Tartinia
Ilustrasi stasiun / dok. Suara.com

TEBET, AYOJAKARTA - Headtime atau jarak antar KRL Commuter Line dikeluhkan oleh seorang warganet di media sosial Twitter. Sebab, kondisi ini membuat dirinya selalu terlambat kerja.

Melalui akun Twitter @arif_ancha mengatakan, saat ini headtime KRL sekitar 30 menit dinilai terlalu lama. Kondisi ini, lanjut dia, membuat penumpukan penumpang terjadi disejumlah stasiun.

"Min, di saat teguran dari kemenhub mengenai penumpukan penumpang KRL, kenapa jadwal KRL malah semakin berantakan ya?," katanya saat mencuit, Rabu 19 Mei 2021.

Dia lantas bertanya tanya kenapa kaitannya dengan keterlambatan headtime ini dengan sering melintasnya ka jarak jauh yang akhir-akhir ini terjadi. 

@arif_ancha lantas menjelaskan bila selisih waktu itu membuat headtime menjadi lebih lama, yakni 30 menit. Kondisi ini membuat dirinya sejak beberapa hari selalu terlambat bekerja.

Meski demikian, PT KCI, selaku operator KRL menegaskan bila jarak antar kereta telah diatur dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2021. Selain itu, upaya penyekatan dan pembatasan penumpang masuk peron menjadi alasan penumpang terlambat masuk gerbong.

"Petugas juga telah memberlakukan penyekatan atau pembatasan penumpang di stasiun sebelum masuk ke peron dan KRL sesuai dengan jumlah kuota di setiap stasiun keberangkatan, tks," jawab PT KCI, melalui akun Twitter resmi @CommuterLine.

 

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar