Pegawai KPK Curhat Soal TWK di Trailer The EndGame: Saya Saliban, Bukan Taliban

  Jumat, 28 Mei 2021   Aini Tartinia
Pegawai KPK Curhat Soal TWK di Trailer The EndGame: Saya Saliban, Bukan Taliban (ilustrasi)/@watchdoc_ID

TEBET, AYOJAKARTA -- Video berisi curhatan sejumlah anggota alias pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) mulai menghiasi media sosial.

Video tersebut diunggah oleh pengguna jejaring media sosial Twitter dengan akun @watchdoc_ID pada Rabu, 26 Mei 2021, dengan judul ‘Sexy Killers – Kinipan – The ENDGAME’.

Terlihat dalam video cuplikan berdurasi singkat yang disaksikan Ayojakarta pada 28 Mei 2021, beberapa pegawai KPK yang beragama non-Islam seperti Kristen, Katolik, dan Buddha menanggapi beberapa pertanyaan yang diberikan oleh pewawancara. Berdasarkan informasi yang beredar, dalam video tersebut terdapat 15 orang yang diwawancarai secara eksklusif oleh kru Watchdoc Documentary.

Adapun beberapa narasumber yang sempat ditayangkan dalam cuplikan di antaranya, Benedictus Siumlala Martin, Riswin, Herbert Nababan, Andre Dedy Nainggolan, Rasamala Aritonang, dan sejumlah pegawai lembaga antirasuah lainnya.

Nah yang menarik dan jadi perhatian banyak orang dari cuplikan video tersebut ialah di bagian akhir video yang merekam pernyataan pegawai KPK bernama Andre Dedy Nainggolan.

Sambil tertawa, dia menjelaskan bahwa dirinya bukanlah anggota kelompok radikal seperti Taliban namun Saliban. Adapun yang dimaksud olehnya ia merupakan seorang penganut Nasrani.

“Oh saya bukan Taliban, tapi saya Saliban,” ujarnya.

Kemudian seseorang lainnya menjelaskan salah satu pertanyaan yang diajukan di antaranya soal jaringan radikalisme seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM), HTI, hingga FPI.

“Apa pendapat Anda tentang OPM? DI/TII? Tentang HTI? Tentang FPI? Apa pendapat Anda tentang LGBT?” tuturnya.

Beberapa pernyataan narasumber lainnya juga sempat ditayangkan dalam cuplikan tersebut.

“Kalau assessment tidak lulus. Itu dibilang tidak ber-Pancasila, tidak berundang-undang dasar, tidak ber-NKRI, bahaya betul itu,” ucap Rasamala Aritonang.

“Saya Kristen, apa dasarnya dibilang Taliban?” ucap Herbert Nababan.

“Maksudnya kalau di KPK beneran ada Taliban memang bisa orang kayak saya hidup di situ? Empat tahun, loh,” ucap Riswin.

“Saya salah satu penyidik KPK dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk menjadi ASN melalui proses Tes Wawasan Kebangsaan,” ucap Andre.

Hingga tulisan ini dimuat, belum diketahui lebih lanjut terkait kapan video dokumenter tersebut bakal ditayangkan secara penuh. Namun yang pasti, postingan tersebut mendapat berbagai tanggapan dari warganet di kolom komentar.

Selain Tali Ban, ada juga Salipban #eh sangat layak untuk di tonton,” balas akun @Ariexvamrompas.

Ini sebagai counter dari para pelaku kelemahan kpk yang bawa-bawa taliban. Padahal sebenarnya cuma isu sensitif yang dibawa untuk kepentingan dan keuntungan kelompok,” tulis akun @DashSiee.

‘Saya kristen, apa dasarnya dibilang taliban’ hahahaha kece emang watchdoc,” imbuh akun @leonardoudavinc.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar