--> -->

Wakil Wali Kota Bogor Khawatir Lonjakan Kasus Covid-19 Jelang Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

  Jumat, 28 Mei 2021   Yogi Faisal
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat melakukan kunjungan ke Sekolah Kesatuan Kota Bogor/ayobogor/yogi faisal

BOGOR TIMUR, AYOBOGOR - Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Bogor tinggal menghitung hari. Rencananya, uji coba PTM bakal dilaksanakan pada Senin 31 Mei 2021 mendatang.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengaku khawatir ada potensi terjadinya ledakan kasus positif covid-19 jelang uji coba PTM di Kota Bogor pekan depan.

Dedie menyebut dalam satu pekan terakhir terjadi lonjakan kasus covid-19, salah satu kasus terbanyak disumbang dari klaster keluarga Perumahan Griya Melati, Bubulak, Kota Bogor. 

"Inilah yang kita sesalkan. Semua mestinya memahami bahwa kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik, membatasi kegiatan di masyarakat selama libur lebaran dan ramadhan, tujuannya untuk memastikan agar bahwa di bulan Juli nanti kita dapat menggelar PTM," katanya, Jumat 28 Mei 2021.

Dedie bercerita bahwa anak-anak Kota Bogor sudah satu setengah tahun lebih belajar dari di rumah. Makannya Pemkot Bogor terus berusaha menekan potensi penyebaran covid-19, agar status covid-19 Kota Bogor menjadi kuning atau hijau agar bisa PTM. Sebab salah satu syarat PTM minimal potensi penyebaran covid-19 wilayah zona kuning atau zona hijau

"Kota Bogor saat ini berada di zona oranye. Di mana kondisi kita saat ini menjadi rentan akibat kejadian ini. Apalagi dengan penambahan kasus yang signifikan seperti ini. Kami tidak mau nanti anak di daerah lain bisa sekolah, tapi anak-anak Kota Bogor belum bisa. Itu yang kita takutkan," ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan, dan patuh terhadap kebijakan dan ketentuan pemerintah dalam penanganan covid-19. "Semoga saja kemungkinan terburuk yang kita semua takutkan itu tidak terjadi," tuturnya.

Pada uji coba PTM nanti setidaknya ada 73 sekolah yang akan ikut ambil bagian dalam uji coba PTM. Rinciannya, 36 SD dan 37 SMP, yang terdiri dari 20 SMP negeri dan 17 SMP swasta. Namun, sekolah yang sudah lolos verifikasi protokol kesehatan pada tingkat SD baru enam sekolah.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar