Polisi Tangkap Pelaku yang Rampas Uang Rp25 Juta di Pademangan

  Jumat, 28 Mei 2021   Fichri Hakiim
Polisi Tangkap Pelaku yang Rampas Uang Rp25 Juta di Pademangan/ayojakarta/fichri hakiim

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA -- Polda Metro Jaya menangkap lima pelaku perampokan yang menembak korbannya di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Jumat 21 Mei 2021. Sebelum membawa kabur uang Rp25 juta, pelaku menembak kaki korban berinisial J hingga terjatuh dari motor. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan kelima pelaku ditangkap di tempat berbeda pada 26 Mei 2021.

"Viral adanya perampokan atau pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api terhadap korban, juga korbannya sempat terkena tembakan yang mengenai paha sebelah kanan," ujarnya di Polda Metro Jaya, Jumat 28 Mei 2021.

Yusri menjelaskan perampokan tersebut menimpa warga berinisial J yang baru saja mengambil uang sebesar Rp 25 juta dari bank.

"Pelaku ini menggunakan dua kendaraan bermotor, pelaku berboncengan melakukan penembakan dengan memaksa untuk merebut tas milik korban, yang pada saat itu tasnya berisi uang Rp25 juta yang baru saja diambil dari bank," jelasnya. 

Kelima pelaku yang diamankan berinisial Y, AR, RA, HM, H, sedangkan dua orang lainnya J dan HR masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Berkembang total tersangka itu ada 7. Kemudian 5 yang sudah kita amankan dan 2 orang lagi DPO, tetapi yang eksekutornya yang pada saat itu adalah dua orang dengan peran masing-masing," katanya. 

Pelaku Y berperan sebagai eksekutor yang menembak kaki J. Y juga merupakan seorang residivis dalam kasus yang serupa yaitu curas.  Kemudian, pelaku AR berperan mengacungkan senjata tajam miliknya. Namun, yang menembak kaki korban ialah pelaku Y. 

"Pelaku lainnya berinisial RA. Dia yang awal menentukan korban mulai dari bank. Tugas dia adalah memata-matai dan mencari korban pada saat itu. Lalu pelaku lainnya menunggu di warung kopi menunggu istruksi dari RA. RA yang menyampaikan kalau korban ciri-cirinya ini. Setelah itu dua motor menyusul mendekati korban dan RA kemudian pergi," jelas Yusri. 

Sementara itu, pelaku HM berperan sebagai penjual senjata api. HM menjual senjata api kepada AR seharga Rp11 juta.  "Terakhir adalah pelaku H yang menyiapkan dan menjual pelurunya, karena pada saat itu dia membutuhkan peluru dan H menjual peluru 10 butir seharaga Rp1,5 juta kepada saudara Y."

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar