Satgas Tegaskan Vaksin Tak Mengandung Magnet, Masyarakat Diimbau Waspada Berita Hoaks

  Sabtu, 29 Mei 2021   Firda Puri Agustine
Ilustrasi vaksin covid-19 / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA - Masyarakat diimbau untuk lebih jeli dan tidak terjebak dalam menerima informasi seputar pandemi Covid-19. Salah satunya tentang vaksin Covid-19 yang disebut mengandung magnet. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Dia meminta masyarakat memilah informasi yang beredar di jagat maya, dengan cara berimbang dan akan lebih baik melakukan verifikasi informasi dari sumber terpercaya.

"Perlu diketahui bahwa vaksin tidak mengandung magnet. Koin bisa saja menempel di kulit karena adanya keringat yang diproduksi secara alami oleh kulit manusia dan gaya gesek lainnya. Sehingga menimbulkan gaya magnet," katanya memberi keterangan pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jumat 28 Mei 2021, yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden. 

Masyarakat juga perlu mencari fakta atas informasi dengan berlandaskan pada bukti-bukti ilmiah, serta jauhi berita atau informasi yang sumbernya tidak kredibel.

Selain itu, masyarakat dianjurkan untuk menjauhi sumber yang tidak jelas asal-usulnya. Hal terbaik adalah melakukan verifikasi melalui kanal resmi penanganan Covid-19 atau melalui berita di media massa. 

"Karena jika masyarakat menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sama saja dengan menyebar berita bohong. Dan tentunya menghambat upaya pemerintah dalam menangani pandemi di Indonesia," ujarnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar