--> -->

Catat! Ini Alasan Kamu Gagal Dapat Kartu Prakerja

  Senin, 31 Mei 2021   Icheiko Ramadhanty
Kartu Prakerja / Istimewa

TEBET, AYOJAKARTA -- Banyak masyarakat yang masih belum mendapatkan bantuan sosial (bansos) seperti Kartu Prakerja di saat pandemi Covid-19 saat ini. Sebagaimana diketahui, Kartu Prakerja menjadi bantuan semi bansos yang digerakkan oleh pemerintah untuk mengatasi situasi perekonomian yang terdampak pandemi. 

Namun, pernahkan anda bertanya mengapa banyak masyarakat yang berulang kali gagal dalam menerima bantuan Kartu Prakerja? Syarat aplikasi yang tidak sempurna bisa menjadi salah satu alasannya.

Manajemen Kartu Prakerja sempat membeberkan bahwa proses unduh berkas foto KTP menjadi hal wajib yang perlu mendapat perhatian dalam proses melamar di dashboard Kartu Prakerja.

Saat ini, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja sedang mempersiapkan untuk membuka gelombang tambahan yaitu gelombang 17. Adanya gelombang tambahan lantaran ada sebanyak 44 ribu peserta yang kepesertaannya dicabut di gelombang 12 hingga 16 akibat tidak membeli pelatihan pertama dalam kurun waktu 30 hari. 

Lalu, bagaimanakah cara untuk mengunggah KTP di laman Kartu Prakerja yang baik dan benar? Berikut Ayojakarta rangkum tipsnya:

1. Foto KTP dengan pencahayaan yang cukup (tidak ada bayangan yang tertangkap kamera)

2. Potong file foto KTP dengan menyisakan bagian atas, bawah, kanan, kiri (agar diperlihatkan sisi dari tempat mengambil foto)

3. Sesuaikan ukuran file foto KTP dengan yang ditentukan

4. Jika ukuran file foto KTP lebih besar, agar mengubah ukuran terlebih dahulu (compress foto).

Nantinya, bagi 600 ribu peserta yang lolos, berhak mendapatkan insentif berupa uang tunai. Uang insentif tersebut akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.

Untuk total insentif, jumlahnya sama dengan Kartu Prakerja pada tahun 2020 yaitu sebanyak Rp 3.55 juta per orang. Dimana rinciannya adalah bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta (tidak bisa dicairkan), insentif pasca pelatihan dengan total Rp 2.4 juta atau Rp 600 ribu selama 4 bulan, dan insentif pasca survei dengan nilai Rp 150 ribu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar