--> -->

Tanpa Ganjil Genap, Volume Kendaraan di Jalan Sudirman-Thamrin Meningkat Lebih 100 Persen

  Jumat, 04 Juni 2021   Fichri Hakiim
Jalan Sudirman-Thamrin (Republika)

KEBAYORANBARU, AYOJAKARTA -- Polda Metro Jaya berencana untuk memberlakukan kembali kebijakan pembatasan kendaraan dengan skema ganjil genap. Diketahui, selama pandemi Covid-19 skema ganjil genap tak berlaku di Jakarta.

Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Rusdy Pramana, mengatakan kebijakan ganjil genap tersebut akan diberlakukan secara bertahap, namun dengan mempertimbangkan ruas jalan yang kerap menimbulkan kepadatan dan kemacetan.

"Kami merekomendasikan pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem ganjil genap diberlakukan secara bertahap. Diprioritaskan kepada ruas jalan dengan tingkat kemacetan arus lalu lintas cukup padat dan tentunya dengan sarana dan prasarana angkutan umum yang memadai," ujarnya.

Pemberlakuan ganjil genap diprediksi dapat menjadi solusi kemacetan yang terjadi di Jakarta, walaupun saat ini tengah berada dalam masa pandemi.

Tak hanya itu, rencananya kebijakan ganjil genap akan diterapkan di ruas jalan yang kerap menimbulkan kemacetan, serta ruas jalan yang mengalami peningkatan volume kendaraan secara signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Rusdy, volume kendaraan di ruas jalan Sudirman-Thamrin meningkat 115,1 persen, selama kebijakan ganjil genap ditiadakan.

"Angka tersebut merupakan perbandingan pada saat pemberlakuan ganjil genap pada periode 31 Maret hingga 5 April 2021, dengan peniadaan ganjil genap pada 13 hingga 19 Juli 2020," jelasnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar