Klaster Kerja Bakti, 63 Warga di Tangerang Positif Covid-19

  Senin, 07 Juni 2021   Firda Puri Agustine
Sebanyak 3 RT di Kelapa Dua Tangerang lockdown karena puluhan warganya positif COVID-19. (Suara.com/Jehan Nurhakim)

TANGERANG, AYOJAKARTA - Sebanyak 3 RT di Kelapa Dua, Tangerang diisolasi karena puluhan warganya positif COVID-19. Jumlahnya bertambah 10 orang, jadi 63 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Tangerang Hendra Tarmizi  mengatakan, jumlah itu didapat setelah hasil tracing dari 442 warga di wilayah tersebut.

"Yang sudah tracing 442 orang, total (Positif Covid-19) 63 orang, semua sekarang sudah di (hotel) yasmin," ujar Hendra saat dihubungi Suara.com-jejaring Ayojakarta, Minggu (6/6/2021).

Hendra juga mengatakan, ke-63 pasien itu merupakan warga dari RT 06, 07, 08, dan 09, di RW 06, Kelurahan Kelapa Dua.

Dirinya menyebut jika pihaknya telah menutup atau menerapkan lockdown di antara tiga RT tersebut.

"Jadi 3 RT lockdown skala kecil tingkat RT, tadinya kan 2, sekarang bertambah satu, kalau RT nya saya kurang tahu, coba tanyakan camatnya," tuturnya

Hendra menerangkan jika lockdown di lingkungan itu akan berakhir hingga status zona wilayah tersebut sudah kembali kuning.

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

"Lockdown ini berakhir sampai zonanya sudah bukan zona merah lagi atau kuning, Jadi tergantung. Karena di kabupaten tangerang itu ada zona skala RT," tutur.

"(Untuk menandakan wilayah itu di lockdown) ada petugas yang menjaga," imbuhnya.

Awal mulanya warga di RW tersebut terpapar Covid-19.

Sejumlah warga di RW tersebut sempat melakukan kerja bakti. Usai kerja bakti, mereka juga mengadakan makan bersama.

Selang beberapa hari, salah seorang warga yang mengikuti kerja bakti tiba-tiba mengeluh sakit dan dirujuk ke salah satu RS.

Saat dia melakukan skrining tes Covid-19, hasilnya warga tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Pihaknya kemudian melakukan skrining tes Covid-19 kepada ratusan warga lain di empat RT tersebut.

"Awalnya ada beberapa warga yang sakit, terus dilakukan traccing, hasilnya positif. (Namun) sebelumnya dia sempat kerja bakti. Ramai-ramai di sana," kata Hendra.

"Ada 53 orang terkonfirmasi positif, setelah dilakukan tracing," sambungnya.

Hanya saja, salah satu warga bernama Yeni membantah jika kawasannya ada puluhan orang yang terpapar Covid-19. Menurutnya, hanya ada 18 orang yang terjangkit virus Corona.

"Nggak benar. Sebenarnya 3 ambulan itu kosong. Jadi disini itu engga sebesar itu, engga seheboh itu. Cuma sampai 18 org, langsung dibawa ke Yasmin karena itu Orang Tanpa Gejala (OTG)semua," ujar Hesti saat ditemui di lokasi, Minggu (6/6/2021).

Hesti menegaskan jika di perumahannya tidak ada lockdown. Namun, hanya diterapkan pembatasan wilayah skala kecil. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar