--> -->

Mantan Anak Buah Sebut Novel Baswedan Janjikan Fee 50% Kasus 'Pesanan'

  Jumat, 18 Juni 2021   Firda Puri Agustine
Novel Baswedan / dok. Suara.com

TEBET, AYOJAKARTA - Sebuah video lama berisi pengakuan dari pria yang mengaku mantan anak buah Novel Baswedan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) viral di media sosial. 

Dalam video itu, pria tersebut membongkar keburukan Novel Baswedan dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum. 

Dikutip Suara.com-jejaring Ayojakarta, video itu dibagikan bekas Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean lewat unggahannya di Twitter, belum lama ini. 

Dalam narasi cuitannya, Ferdinand menilai pengakuan mantan anak buah Novel itu cukup mengerikan.

Selain itu, ia juga mempertanyakan kepada Novel Baswedan dan Abraham Samad terkait kebenaran pengakuan pria dalam video tersebut.

“Ngeri juga pengakuan kawan ini ya! Benarkah semua ini wahai nazaqistsha? KataBewe, AbrSamad,” cuit Ferdinand Hutahaean.

Dilihat dari video itu, tampak seorang pria yang merupakan mantan anak buah Novel Baswedan berbicara di depan sejumlah anggota parlemen.

Ia pun menyebut bahwa Tuhan-nya saat di KPK ada dua yakni Allah SWT dan Novel Baswedan.

“Tuhan saya dua pak. Tuhan satu Allah SWT, Tuhan dua Novel Baswedan. Kenapa saya bilang begitu? Karena siapapun (nama) masuk di KPK bukan lagi orang yang bisa lolos di mata hukum,” ujar pria itu.

Selanjutnya, ia membeberkan sejumlah kasus yang menurutnya merupakan 'pesanan' dan sudah dijadwalkan oleh Novel Baswedan.

Akan tetapi, dari sejumlah kasus 'pesanan' itu dirinya tak ingin terlibat karena enggan terus menzalimi orang.

“Saya punya pesanan pak ada yang tidak terbukti karena saya tidak mau pak. Di sini (sambil menunjukkan kertas) Anton Ferdian harus masuk penjara, surat pernyataannya ada. Tapi saya tidak mau laksanakan itu karena saya tidak mau lagi menzalimi orang,” ujar mantan anak buah Novel Baswedan tersebut.

Pria itu juga mengaku sempat dijanjikan oleh Abraham Samad dan Novel Baswedan fee sebesar 50% jika berhasil menangani sejumlah kasus 'pesanan' tersebut.

“Ada yang lebih kejam lagi pak, janji manis mulut berbisa, ada dusta di antara kita. Ini Bapak Abraham Samad dengan Bapak Novel ini sampai sekarang gak menyerahkan (janji fee) 50%. Saya kemarin nagih motor pribadi saya aja gak dikasih pak, apalagi ini 50%,” ungkapnya.

Menurut mantan anak buah Novel Baswedan tersebut, Abraham Samad dan Novel menjanjikan ia fee sebesar 50% dari hasil sitaan aset dua terpidana kasus suap sengketa Pilkada 2018 yakni Muchtar Effendi dan Mantan Ketua Mahmakah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

“Saya dijanjikan 50% pak aset dari sitaan kasus Muchtar Effendi maupun kasus Akil Mochtar. Saya (dijanji) akan diberikan aset 50-50 persen oleh Bapak Abraham Samad dan Novel Baswedan bilamana bisa menjebloskan Muchtar Effendy, Aqil Muchtar maupun Budianto,” ujarnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar