Covid-19 Melonjak, DKI Siapkan 326 RS dan Puskesmas hingga 144 Ribu Tenaga Kesehatan

  Selasa, 22 Juni 2021   Aini Tartinia
Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria/dok: istimewa

GAMBIR, AYOJAKARTA - Pertambahan kasus baru corona atau Covid-19 di DKI Jakarta terus melonjak. Pada Senin, 21 Juni 2021 kemarin, tercatat tambahan kasus sebanyak 5.014. Sehari sebelumnya tercatat 5.582 kasus.

Merespons makin melambungnya pasien Covid-19, Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria alias Ariza mengecek ketersediaan tempat dan penanganan pasien Covid-19 di RSUD Tarakan, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat.

"Alhamdulillah, para tenaga kesehatan kita sehat. Kemudian pelayanan, pengobatan, dan vaksinasi yang juga dilakukan dengan sepenuh hati, terima kasih sekali kami haturkan," ujar Ariza.

Ariza mengaku bersyukur, per 21 Juni 2021, tercatat sebanyak 5.,2 juta warga ibu kota telah divaksinasi Covid-19 dan total sasaran 8,8 juta.

Di sisi lain, untuk menampung pasien Covid-19 yang terus meningkat, menurut Ariza, Pemprov DKI Jakarta sudah menyiapkan 326 rumah sakit dan puskesmas.

"Tempat tidur kami sediakan sebanyak 9.028, terpakai 8.103 atau 90%," kata Ariza.

Politikus Partai Gerindra ini menerangkan, Pemprov DKI juga menyediakan 12 lokasi isolasi mandiri yang tersebar di 290 puskesmas kelurahan dan 44 puskesmas kecamatan.

Total kapasitas isolasi mandiri sebanyak 8.249 orang dan total lokasi penginapan tenaga kesehatan sebanyak 835 orang. Dengan demikian, total keseluruhan kapasitas penginapan (isolasi mandiri dan tenaga medis) sebanyak 9.084.

"Tenaga kesehaan juga tidak pernah lelah dan berhenti membantu dalam menangani pasien Covid-19," ucapnya.

Ariza juga mengungkapkan, untuk tenaga kesehatan di RS rujukan Covid-19 sebanyak 32.213, sedangkan untuk tenaga kesehatan di RSUD rujukan Covid-19 sebanyak 5.776.

Sementara itu, tenaga kesehatan di puskesmas tercatat sebanyak 7.106, lalu tenaga profesional sebanyak 740. "Total tenaga kesehatan dan penunjang DKI JKT SISDMK sebanyak 144.700," kata Ariza.

Dalam upaya meminimalisir Covid-19, maupun varian terbarunya, di DKI Jakarta disediakan 111 laboratorium dengan sampel 71 ribu per hari.

"Terima kasih kami haturkan pada Dirut RSUD Tarakan drg. Dian Ekowati MARS dan jajaran. Doa kami untuk kesembuhan seluruh pasien," tandas Ariza.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar