--> -->

Dishub DKI Bakal Terapkan Tarif Parkir Rp60 Ribu Per Jam, Ini Lokasinya!

  Rabu, 23 Juni 2021   Aini Tartinia
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo/dok: YouTube Unit Pengelola Perpakiran Dishub DKI.

GAMBIR, AYOJAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencoba pemberlakuan tarif parkir tertinggi hingga Rp60.000 per jam untuk mobil. Sedangkan, tarif parkir tertinggi untuk motor hingga Rp18.000 per jam. 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan ada tiga lokasi yang akan diberlakukan uji coba tarif parkir itu, yakni Lapangan Parkir Ikatan Restoran dan Taman Indonesia (IRTI) Monas, lapangan parkir Samsat, dan lapangan parkir Blok M Square. 

"Uji coba ini menjadikan prinsip proof of concept rencana Jakarta memberi layanan parkir dengan prinsip keadilan," kata Syafrin dalam FGD Regulasi Tarif Layanan Parkir & Biaya Parkir Provinsi DKI Jakarta, Selasa 22 Juni 2021.

Dia berharap aturan parkir ini dapat mengurangi pergerakan kendaraan pribadi dan mengurangi kemacetan di ibu kota. Dengan ini, warga ibu kota akan memilih menggunakan transportasi umum. 

"Sejalan dengan perubahan prinsip pembangunan Jakarta yang berbasis transit oriented development. Sehingga, parkir harus dilihat sebagai alat pembatasan pergerakan kendaraan," jelasnya.

Layanan tarif parkir ini akan diberlakukan untuk wilayah yang bersinggungan dengan angkutan umum massal. Tarif di koridor Kawasan Pengendali Parkir (KPP) golongan A untuk mobil bisa mencapai Rp60.000 per jam dan golongan B Rp40.000 per jam.

Kemudian untuk tarif parkir motor di KPP golongan A diusulkan paling tinggi Rp18.000 per jam dan golongan B paling tinggi Rp12.000 per jam. Tarif ini akan berlaku untuk parkir on street (tepi jalan) dan off-street pada lahan milik pemerintah daerah.

KPP golongan A on street adalah kawasan parkir yang berada di radius 500 meter dari ruas jalan perlintasan angkutan umum massal. Beberapa ruas jalan itu seperti, Jalan Gajah Mada, Hayam Wuruk, dan Jalan Hasyim Ashari, termasuk Jalan Sudirman dan MH Thamrin.

Sedangkan untuk tarif parkir di pinggir jalan yang masuk golongan B, tarifnya bisa lebih rendah. Untuk mobil, jumlahnya mencapai Rp40.000 per jam dan motor bisa mencapai Rp12.000.

Parkir on street golongan A dan B dalam revisi Pergub Nomor 31 Tahun 2017 diukur berdasarkan laju volume kendaraan. Semakin ramai, maka tarif parkir bisa semakin tinggi atau masuk golongan A.

Semula, tarif parkir mobil golongan A yang berlaku saat ini paling tinggi mencapai Rp9.000 per jam dan untuk golongan B paling tinggi Rp6 ribu per jam. Sedangkan untuk motor, saat ini berlaku paling tinggi Rp4.500 per jam untuk golongan A dan Rp3.000 per jam untuk golongan B.

Ke depan, tarif parkir yang dinaikkan juga akan berlaku di lokasi lahan milik swasta meskipun biaya yang dikenakan lebih murah. Pemprov DKI mengusulkan tarif parkir tertingginya di angka Rp25.000 per jam.

Meski begitu, rencana tarif parkir tersebut saat ini masih dalam pembahasan. Dishub DKI belum menentukan soal waktu pemberlakuan tarif parkir baru. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar