--> -->

PPKM Ketat Jakarta hingga 5 Juli, Bioskop Kembali Tutup

  Rabu, 23 Juni 2021   Aini Tartinia
PPKM Ketat Jakarta hingga 5 Juli, Bioskop Kembali Tutup (Pixabay)

GAMBIR, AYOJAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI kembali menutup sejumlah sektor pariwisata.

Hal ini berkaitan dengan perpanjangan pembatasan pemberlakuan masyarakat (PPKM) berbasis mikro mulai 22 Juni sampai 5 Juli 2021.

Penutupan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Kadisparekraf DKI Jakarta, Nomor 419 Tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM pada sektor usaha pariwisata yang diteken Plt Kadisparekraf DKI, Gumilar Ekalaya pada Selasa 22 Juni 2021.

Setidaknya terdapat 12 sektor pariwisata yang diminta tutup total dan tidak boleh beroperasi selama PPKM berlangsung, antara lain salon atau barbershop, golf atau driving range, tempat meeting/seminar/workshop di hotel dan gedung pertemuan.

"Museum dan galeri, wisata tirta olahraga dan rekreasi air yang berada di danau, laut dan pantai, pusat kesegaran jasmani atau gym atau fitness center juga ditutup," ujar Gumilar dalam Surat Keputusan tersebut, dikutip Ayojakarta pada Rabu, 23 Juni 2021.

Lalu pemutaran film atau bioskop, bowling, billiard dan seluncur, waterpark, gelanggang renang dan kolam renang, arena permainan anak serta kawasan pariwisata atau taman rekreasi.

Adapun, sektor yang masih beroperasi ketentuannya diperketat adalah penyedia akomodasi jasa yang boleh beroperasi 100% dengan penetapan protokol kesehatan.

Lalu rumah makan, kafe atau restoran dimana kegiatan usaha ini diizinkan beroperasi makan di tempat sampai dengan pukul 20.00 WIB dengan ketentuan kapasitas maksimal pengunjung 25%, sedangkan untuk delivery service bisa berjalan 24 jam.

"Ketentuan lain yang harus diperhatikan, yaitu tidak diperkenankan live music," jelas Gumilar.

Kemudian, kegiatan operasional rumah minum atau bar yang menyediakan minuman alkohol ditutup sementara. Penjualan layanan rokok bersama atau shisha juga dilarang keras.

Selanjutnya, upacara pernikahan atau pemberkatan di hotel dan gedung pertemuan yang sudah memiliki izin penyelenggara kegiatan ini diperkenankan diselenggarakan mulai pukul 06.00 hingga 20.00 dengan kapasitas maksimal pengunjung 30 orang dengan penerapan protokol kesehatan.

Untuk resepsi pernikahan, kegiatan ini boleh digelar dengan ketentuan pukul 06.00 hingga 20.00 WIB dengan kapasitas maksimal 25%. Selain itu, penyelenggara dilarang menyajikan hidangan makan di tempat.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar