Dinkes DKI Jakarta Klaim Varian Delta Timbulkan Gejala Lebih Berat, tapi Bisa Sembuh

  Jumat, 25 Juni 2021   Icheiko Ramadhanty
Ilustrasi / dok. Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA – Kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta melonjak tajam dan mencapai rekor baru pada Kamis, 24 Juni 2021. Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat ada 7.505 kasus pada hari itu.

Lonjakan kasus ini juga akibat dari varian Delta yang mendominasi wilayah DKI Jakarta. Hal ini yang sempat disoroti oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia menyampaikan bahwa varian baru Covid-19 asal India itu lebih cepat menular. Selain itu, varian Delta dapat menimbulkan gejala yang lebih berat.

“Dari hasil studi, varian Delta terbukti 4x lebih menular dan meningkatkan angka perawatan rumah sakit,” tuturnya dalam pernyataan resmi, Kamis 25 Juni 2021.

Dia menegaskan pihaknya secara aktif melakukan pemeriksaan sampel Whole Genome Sequencing / WGS, yang mana Dinas Kesehatan DKI Jakarta sudah mengirim 987 total keseluruhan sampel terduga mutasi virus. Dari jumlah tersebut, 70 sampel dinyatakan sebagai Variant of Concern (VoC).

"Dari 70 VoC tersebut, telah diidentifikasi bahwa 33 kasus memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri (kasus impor), 19 transmisi lokal varian Delta di DKI Jakarta, 10 transmisi lokal varian Delta di Debotabek yang mana pemeriksaannya dilakukan di Jakarta, dan 8 kasus masih dalam proses verifikasi apakah merupakan varian Delta dari luar negeri atau transmisi lokal,” rincinya.

Adapun rincian 70 VoC tersebut, kata Dwi, yakni 12 varian Alpha (B.117), 3 varian Beta (B.1.351), 55 varian Delta (B.1617.2). Dia mengimbau agar warga segera melakukan vaksinasi dengan merk vaksin apapun.

“Semua merk vaksin saat ini ampuh untuk mencegah varian mutasi virus baru. Semua merk vaksin aman, bermanfaat, dan berkualitas," pungkasnya.

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar